Selasa, 24 Mei 2011

RESENSI BUKU

Revolusi Belajar Abad 21

Judul : SUPER ACCELERATED LEARNING
Penulis : Colin Rose, Dkk
Penerbit: Jabal
Tahun : cetakan 1, Februari 2007
Tebal Buku: 184 hlm + viii
ISBN : 979-2423-13-3

 
Kini adalah zaman otak. Bila seseorang ingin sukses, dia harus lebih banyak menggunakan otaknya daripada ototnya. Itulah kata-kata yang tepat yang dapat dijadikan pedoman untuk dapat bersaing dan tetap eksis di abad 21. maka dari itu, peran pendidikan sangat penting untukmenggunakan potensi otak. Bagaimana kita mengetahui kekuatan otak, kuat menghafal, pemikiran sukses, cara-cara efektif, menejemen waktu, ketrampilan membaca dan menulis, dan pembelajaran kerja sama serta komunikasi efktif, semuanya di kupas tuntas dalam karangan Colin Rose, Dkk yang bejudul SUPER ACCELERATED LEARNING
Sebagai karya nonfiksi, sebagian besar isi dalam buku ini berdasarkan riset terbaru yang merupakan hasil penelitian dari Dr. Horward Gardner tentang multiple intellenges, penelitian Colin Rose dan Mallcolm J. Nicole tentang accelerated learning, Bobby De Porter tentang quantum learning, Dr. Marian Diamond tentang otak, Jordan J. Ayan tentang kreativitas dan pemikiran pakar motivasi John C. Maxwell, ynag memberikan pencerahan dan kiat-kiat praktis agar bisa memiliki ketrampilan-ketrampilanitu dengan sempurna.
Dengan berbagai materi yang di sajikan, buku yang berjudul “SUPER ACCELERATED LEARNING” memiliki criteria organisasi yang lengkap meliputi : kerangka buku dan hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lain. Jadi ada kepaduan dan kejelasan serta memperlihatkan perkembangan yang logis. Misalnya : bagaimana otak dapat berkembang dan bagaimana kita melatih otak kita.
Lewat berbagai kisah yang dipersembahkan secara langsung, pembaca harus menggunakan otaknya untuk menafsirkan kiat-kiat yang disajikan dalam buku. Saat kita membaca buku ini, bukan hanya kemampuan membaca dan ilmu pengetahuan yang diperoleh tetapi buku ini jugamelatih daya imajinasi kita. Menurut Albert Einstein, “imajinasi lebih penting daripada pengetahuan”. Misalnya dalam memahami kerangka belajar dan mengajar interaktif lewat quantum learning, Bobby De Poeter yang memiliki akronim TANDUR.
Dalam buku ini sangat kental dengan yang namanya pendidikan. Pendidikan sangat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Pendidikan sejak masa pembuahan (pertemuan antara sel telur dan sperma)dengan orang tuanya sebagai guru. Melihat hal itu betapa pentingnya peran orang tua bagi anak. Dalam buku tertera “didiklah anakmu sesuai zamannya”. Mengapa? Karena setiap zaman memiliki perubahan-perubahan yang cukup signifikan dan efektif agar anak-anak anda menjadi anaka-anak yang selalu up-date tentang pengetahuan dan lingkungan sekitarnya.
Yang menarik dalam buku ini adalh buku ini adalah motivasi-motivasi atau statement yang di berikan para ilmuwan untuk dijadikan semangat semangta hidup dan tidak mudah putus asa. Kiat-kiat yang diberikan juga sangat mudah diterima oleh akal pikiran sehingga kita memiliki untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan kita misalnya tentang tujuh prinsip dasar dalam mengingat, menejemen waktu yang baik, empat unsure dasar membentuk jiwa kreatif, pemetaan kreatif dalam menulis, komunikasi efektif, dan lain-lain.
Sebagai buku terjemahan, buku ini memiliki susunan bahsa yang efektif. Bahasa yang digunakan bersifat denotative dan satu penafsiran, karenabuku ini tergolong buku ilmiah. Akan tetapi pilihan kata atau diksinya sering mnggunakan kata scientist yang biasa dipakai para ilmuwan sehingga bagi para pembaca menengah kebawah yang memiliki sedikiti perbendaharaan kata akan sulit memahaminya. Misalnya : akson, dendrite, neuron, hypothalamus, role playing, korteks, dan lain-lain.
Dengan menulis buku ini, Colin Rose, Dkk telah membantu masyarakat untuk menghadapi problematika kehidupan dalm ketatnya persaningan di abad 21. Menjadikan buku sebagai jendela kehidupan di masa depan untuk mendongkrak prestasi dan kesuksesan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar